Prinsip Kerja dan Operasi serta Perawatan Harian Timbangan Sabuk
2026-08-10 11:45Prinsip Kerja dan Operasi serta Perawatan Harian Timbangan Sabuk
I. Komposisi Timbangan Sabuk Secara umum, timbangan sabuk terdiri dari empat komponen utama: rangka penimbangan, sel beban, sensor kecepatan, dan meter tampilan.
II. Prinsip Pengendalian Timbangan Sabuk
Timbangan ini digunakan untuk pemberian makan massal secara terus menerus selama proses pemberian makan kuantitatif. Pengumpan mengangkut material dari tempat penyimpanan pengguna atau peralatan pemberian makan lainnya melalui jembatan timbang untuk deteksi berat, sementara sensor kecepatan yang dipasang pada puli mendeteksi kecepatan sabuk. Sinyal berat dan sinyal kecepatan yang terukur dikirim ke integrator ZT3206 untuk pemrosesan diferensial dan tampilan laju aliran sesaat dalam ton per jam. Berdasarkan penyimpangan tersebut, ia mengeluarkan nilai sinyal yang sesuai (sinyal PID) untuk mengubah kecepatan motor melalui konverter frekuensi untuk menyesuaikan jumlah pemberian makan, menjaganya tetap konsisten dengan nilai yang ditetapkan sehingga menyelesaikan kontrol laju aliran pemberian makan yang konstan.
2. Prinsip Pengendalian Timbangan Sabuk
Selama proses pengumpanan, pengumpan mengangkut material dari tempat penyimpanan pengguna atau peralatan pengumpanan melalui jembatan timbang untuk deteksi berat, sementara sensor kecepatan yang dipasang pada puli ekor mendeteksi kecepatan sabuk. Sinyal berat dan sinyal kecepatan yang terukur dikirim ke integrator T3206 untuk pemrosesan diferensial dan tampilan laju aliran sesaat dalam ton per jam untuk perbandingan. Berdasarkan penyimpangan tersebut, sistem akan mengeluarkan nilai sinyal yang sesuai (sinyal PID) untuk mengubah kecepatan motor melalui konverter frekuensi guna menyesuaikan jumlah pengumpanan, menjaganya tetap konsisten dengan nilai yang telah ditetapkan, sehingga menyelesaikan pengendalian laju aliran pengumpanan yang konstan. Dari penimbangan, dapat dilihat bahwa laju aliran sesaat material yang diukur oleh timbangan sabuk elektronik bergantung pada dua parameter: laju aliran sesaat merupakan hasil perkalian nilai beban material q (kgm) yang diukur oleh sel beban dan nilai kecepatan sabuk v (m/s) yang diukur oleh sensor kecepatan, yaitu, w(t)=qv. Akurasi dan stabilitas pengukuran sensor kecepatan sama pentingnya dengan akurasi dan stabilitas sel beban. Saat ini, akurasi sel beban umumnya telah meningkat hingga beberapa puluh ribu, sedangkan akurasi sensor kecepatan sebagian besar berada pada beberapa ribu. Oleh karena itu, meningkatkan akurasi sensor kecepatan merupakan salah satu cara efektif untuk meningkatkan akurasi sistem timbangan sabuk.
III. Pengaturan Parameter dan Kalibrasi Pengumpan Timbangan
1. Kalibrasi Parameter Meter: Setelah sabuk berjalan selama beberapa waktu dan stabil, parameter meter ZT3206 dapat diatur, seperti posisi titik desimal, satuan skala, kapasitas, kapasitas dan sensitivitas sensor, keliling sabuk, dll. Parameter asli perlu dimasukkan untuk penggunaan pertama, dan umumnya tidak perlu diubah secara acak selama pengoperasian normal.
2. Kalibrasi Pengumpan Timbangan: Pertama, siklus pengujian, kemudian lakukan kalibrasi titik nol. Setelah titik nol stabil, kalibrasi interval dapat dilakukan. Metode kalibrasi interval meliputi kalibrasi fisik, kalibrasi kode rantai, kalibrasi label. Dengan menggunakan perangkat lunak AUTO-MAT (Automatic Material Calibration) khusus untuk Ramsey, nilai interval timbangan sabuk dapat dikoreksi secara otomatis. Setelah N kali kalibrasi untuk mencapai standar pengukuran timbangan, timbangan dapat dioperasikan untuk penimbangan, pengukuran, dan akumulasi normal.
